Pelanggaran terhadap hak mengumumkan (performing rights) karya cipta lagu dan musik. Studi Putusan Mahkamah Agung No. 038/K/N/HAKI/2005

Hanifah, Haikal (2012) Pelanggaran terhadap hak mengumumkan (performing rights) karya cipta lagu dan musik. Studi Putusan Mahkamah Agung No. 038/K/N/HAKI/2005. Other thesis, Universitas Al Azhar Indonesia.

[img] Text (UAI) - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (0B)
Official URL: http://perpustakaan.uai.ac.id/index.php/cari/detai...

Abstract

Pengkesploitasian karya cipta lagu dan musik dengan cara mengumumkannya sebagai sarana penunjang untuk memberikan nilai tambah dalam kegiatan usaha sering dilakukan oleh masyarakat. Di lain pihak, pencipta diberikan hak ekslusif untuk menggunakan karya ciptanya baik dengan cara mengumumkannya atau memperbanyak hasil karya ciptanya serta memberikan izin kepada siapapun untuk menggunakannya. Teori hukum alam memberikan jaminan bagi kepada pencipta untuk mendapat keuntungan atas karya ciptanya karena telah berperan dalam menunjang kegiatan masyakarat yang bersifat komersil melalui ciptaannya. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif, yakni penelitian yang dilakukan dengan mencari keterangan-keterangan melalui ketentuan perundang-undangan untuk melihat apakah adanya ketersesuaian dengan sengketa yang diangkat dalam penulisan ini dengan kaidah hukum yang berlaku. Sengketa antara Yayasan Karya Cipta Indonesia (KCI) sebagai Penggugat melawan Hotel Sahid Jaya Internasional dan PHRI (Tergugat I dan II) menjadi topik dalam penulisan ini. Penggunaan karya cipta lagu dan musik yang diumumkan untuk kegiatan bisnis Hotel Sahid Jaya Internasional yang tidak memliki izin berupa lisensi mengumumkan karya cipta lagu musik dari KCI sebagai kuasa dari para pencipta setelah tidak diperpanjagnya izin tersebut, sementara karya cipta lagu dan musik tersebut masih digunakan untuk tujuan komersilnya.Hal in berdampak tidak dibayarkannya royalti oleh Hotel Sahid Jaya Internasional akibat himbauan PHRI sebagai induk organisasinya untuk menunda pembayaran imbalan kepada para pencipta lagu dan musik melaui KCI. Putusan pengadilan yang menghukum Para Tergugat untuk mewajibkan membayar royalti karena telah melakukan perbuatan melawan hukum, sesuai dengan kaidah yang berlaku berdasarkan ketentuan dalam Bern Convention, WIPO Copyright Treaty, WIPO Performance and Phonogram Treaty serta Undang-Undang Hak Cipta No.19 Tahun 2002. Pengaturan hukum tersebut memberikan jaminan perlindungan kepada para pencipta atas hak ekslusifnya untuk menikmati hak ekonomi dengan cara memberikan izin kepada siapapun untuk memanfaatkan karya ciptanya. Dengan melakukan kegiatan hak mengumumkan (perfoming rights) karya cipta lagu secara tanpa izin maka hal tersebut merupakan suatu pelanggaran dan oleh karenanya dapat diminta pertanggungjawaban baik hukuman pidana maupun secara perdata atas kerugian yang ditimbulkannya.

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: Identifier : HE 12 174 Language : Indonesia Copyright : Attribution 4.0. International
Subjects: Library of Congress Subject Areas > Skripsi
Library of Congress Subject Areas > Skripsi

Library of Congress Subject Areas > Intellectual property
Library of Congress Subject Areas > Music
Divisions: University Structure > Universitas Al Azhar Indonesia > Universitas Al Azhar Indonesia - Fakultas Hukum
Depositing User: Rahman Pujianto
Date Deposited: 19 Jul 2018 05:04
Last Modified: 19 Jul 2018 05:04
URI: http://eprints.uai.ac.id/id/eprint/631

Actions (login required)

View Item View Item