Cemaran mikroorganisme pada telur penyu di beberapa kawasan konservasi dan penangkaran penyu Indonesia

Elfidasari, Dewi and Sugoro, Irawan and Ghifari, Toufan and Wicaksono, Mukti Age and Estika, Anisa and Primasatya, Eka (2017) Cemaran mikroorganisme pada telur penyu di beberapa kawasan konservasi dan penangkaran penyu Indonesia. In: Prosiding seminar nasional biologi Wallacea 2017: dari sains untuk konservasi. Program Studi Biologi Fakultas MIPA Universitas Mataram, Mataram, pp. 142-145. ISBN 9786026640024

[img] Text (Cover, Conference Schedule, Table of Contents)
ILS0107-20_Halaman-Awal.pdf - Cover Image

Download (480kB)
[img] Text (Article's Content)
ILS0107-20_Isi-Artikel.pdf - Published Version

Download (32kB)

Abstract

Penyu merupakan satwa dilindungi yang hidup di perairan Indonesia. Terdapat enam spesies penyu di Indonesia yaitu penyu hijau (Chelonia mydas), penyu sisik (Eretmochelys imbricate), penyu lekang (lepidochelys olivacea), penyu belimbing (Demochelys coriacea), penyu pipih (Natator depressus) dan penyu tempayan (Caretta caretta). Populasi penyu saat ini terus mengalami penurunan. Salah satu penyebabnya adalah keberadaan mikroorganisme pencemar pada telur yang mengakibatkan kegagalan proses penetasan. Sejumlah penelitian telah dilakukan dengan tujuan menganalisis keberadaan mikroorganisme pada cangkang telur, pasir, dan isi telur penyu di beberapa kawasan konservasi penyu. Metode analisa yang digunakan antara lain meliputi penghitungan total mikroorganisme (bakteri, jamur)yang dilakukan terhadap sampel telur asal beberapa kawasan konservasi dan penangkaran penyu.Informasi yang diperoleh dari hasil penelitian adalah berhasil dideteksi adanya cemaran mikroorganisme pada telur penyu pada beberapa kawasan konservasi dan penangkaran penyu di Indonesia. Jenis mikroorganisme tersebut meliputi bakteri Havnia alvei, Salmonella choleraesuis, Escherichia fergusonii, Serratia odorifera, Serratia mercescens, Acinetobacter calcoaceticus dan Shigella sp. Jenis kapang berasal dari genus Penicillium dan Aspergillus. Keberadaan mikroorganisme yang dijumpai pada telur penyu berpotensi menyebabkan rendahnya tingkat keberhasilan penetasan telur penyu.

Item Type: Book Section
Additional Information: Dipresentasikan dalam "Seminar Nasional Biologi Wallacea 2017" di Mataram pada tanggal 8-9 November 2017.
Uncontrolled Keywords: penyu, mikroorganisme pencemar, telur penyu, konservasi, penetasan telur penyu
Subjects: 500 Natural sciences & mathematics > 570 Life sciences (Biology)
500 Natural sciences & mathematics > 590 Animals (Zoology)
Divisions: Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) > Fakultas Sains dan Teknologi (FST) > Biologi
Depositing User: Rifda Jilan
Date Deposited: 25 Sep 2020 17:37
Last Modified: 25 Sep 2020 17:37
URI: http://eprints.uai.ac.id/id/eprint/1495

Actions (login required)

View Item View Item