Pengembangan sistem senjata otonom mematikan dan implikasinya terhadap keamanan nasional

Luthfi, R. Mokhamad and Avalist, Nanda (2016) Pengembangan sistem senjata otonom mematikan dan implikasinya terhadap keamanan nasional. Prosiding Vennas VII AIHII, 7. pp. 145-160. ISSN 2549-6689

[img] Text (Article's Content)
ILS0015-24_Isi-Artikel.pdf - Published Version

Download (468kB)
[img] Text (Cover, Preface, Table of Content)
ILS0015-24_Halaman-Awal.pdf

Download (790kB)
Official URL: https://aihii.or.id/prosiding-vennas-vii/

Abstract

Pengembangan teknologi kecerdasan buatan dan teknologi lainnya telah membuat negara-negara maju menciptakan sistem senjata otonom yang mematikan (lethal autonomous weapon system/LAWS). Meskipun belum ada senjata otonom yang sepenuhnya tidak melibatkan manusia dalam pengambilan keputusan, arah pengembangan teknologi senjata yang benar�benar otonom telah berjalan mendekati kenyataan. Potensi penggunaan LAWS yang dapat menentukan sendiri hidup dan mati musuhnya tanpa intervensi operator dalam konflik bersenjata, telah menjadi tantangan bagi perdamaian dan stabilitas global. Menggunakan konsep revolution in military affairs (RMA) sebagai kerangka analisa, LAWS diyakini sebagai RMA berikutnya setelah penemuan mesiu, bom atom, dan peluru kendali yang presisi. Tulisan ini akan menjelaskan pengembangan LAWS dan implikasinya terhadap Keamanan Internasional dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, Diketahui, berbagai organisasi internasional telah memulai pembahasan LAWS sejak 2013 dalam kerangka Konvensi PBB Tahun 1980 mengenai Senjata Konvensional Tertentu (United Nations Convention on Certain Conventional Weapons). Terdapat beberapa isu yang menjadi perhatian dalam kaitan pengembangan LAWS dan implikasinya dengan keamanan internasional, antara lain; potensi perlombaan sistem senjata otonom yang mematikan antar negara yang memproliferasi sistem senjata otonom, implikasi LAWS yang berpeluang semakin mudahnya konflik terjadi dan memperlama konflik, serta kerentanan teknologi yang membuatnya dapat malfungsi, diambil alih aktor non negara, dan lainnya. Diyakini, pengembangan teknologi LAWS tidak akan terhindarkan dan akan hadir dalam waktu beberapa dekade mendatang.

Item Type: Article
Additional Information: Materi ini disampaikan pada Konvensi Nasional (VENNAS) Asosiasi Ilmu Hubungan Internasional Indonesia (AIHII) yang ke-7 di Makassar, 23 November 2016.
Uncontrolled Keywords: LAWS; lethal autonomous weapon system; RMA; revolution in military affairs; international security
Subjects: 300 Social sciences > 320 Political science > 327 International Relations
Divisions: Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) > Hubungan Internasional
Depositing User: Rifda Jilan
Date Deposited: 07 Feb 2024 07:56
Last Modified: 07 Feb 2024 07:56
URI: http://eprints.uai.ac.id/id/eprint/2424

Actions (login required)

View Item View Item