Peningkatan mutu UMKM melalui penerapan sistem jaminan halal (SJH) pada UPH olahan susu di Pondok Ranggon Jakarta Timur

Rahayu, Kun Mardiwati and Puspa, Amalina Ratih (2022) Peningkatan mutu UMKM melalui penerapan sistem jaminan halal (SJH) pada UPH olahan susu di Pondok Ranggon Jakarta Timur. In: Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat 2022 (Sendamas22). UAI Press, Jakarta, pp. 31-35. ISBN 978-623-97616-5-3

[img] Text (Article's Content)
ILS0049-22_Isi-Artikel.pdf - Published Version

Download (403kB)
[img] Text (Cover, Preface, Table of Contents)
ILS0049-22_Halaman-Awal.pdf - Published Version

Download (468kB)
[img] Text (Full Proceeding)
ILS0049-22_Full-Prosiding.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (18MB)
Official URL: https://lp2m.uai.ac.id/seminar-nasional-pemberdaya...

Abstract

Indonesia dengan penduduk muslim terbesar yaitu 229 juta atau 87% memberikan peluang besar pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) khususnya pangan dalam menyediakan pangan halal dan thoyib. Pengakuan atas jaminan halal bukan hanya dibutuhkan oleh produsen sebagai jaminan keamanan pangan namun juga dibutuhkan sebagai kepercayaan kepada konsumen. Paguyuban UPH Olahan Susu Pondok Ranggon merupakan kumpulan UMKM yang memproduksi olahan hewani khususnya produk olahan susu sapi namun belum memiliki sertifikat halal. Sertifikat halal suatu produk diperoleh bila produsen menerapkan sistem jaminan halal (SJH) dalam produknya. Manual SJH diperlukan saat pengajuan sertifikasi produk halal baik baru maupun perpanjangan. Kompleksitas 11 kriteria dalam system jaminan halal harus dipersiapkan oleh pelaku usaha selain data pendukung lainnya yang menjadi satu bagian tidak terpisahkan. Selain itu beberapa hal yang menjadi alasan mereka belum melakukan proses sertifikasi produknya adalah: 1) ketidak tahuan akan pentingnya sertifikat halal suatu produk; 2) belum mengetahui cara pengisian manual SJH sebagai syarat pengajuan sertifikasi halal; 3) kurangnya informasi mengenai alur sertifikasi halal sehingga mereka menganggap proses pengajuan sertifikasi halal mahal, rumit dan membutuhkan waktu yang lama. Solusi dan metode yang dilakukan adalah 1) melakukan edukasi melalui penyuluhan mengenai sertifikasi halal dan alur sertifikasi halal suatu produk; 2) melakukan workshop pengisian manual SJH. Hasil yang didapat seluruh peserta (100%) mengetahui pentingnya sertifikasi halal suatu produk, mampu mengisi manual sistem jaminan halal sebagai syarat sertifikasi halal dan mengetahui alur pendaftaran sertifikasi halal.

Item Type: Book Section
Additional Information: Artikel ini terdapat dalam prosiding dari "Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat 2022 (Sendamas22)" yang terselenggara pada tanggal 08 Maret 2022 pukul 08.30-16.00 WIB di Jakarta.
Uncontrolled Keywords: halal guarantee; food -- islamic aspects; food industry; quality improvement
Subjects: 200 Religion > 2X0 Islam > 2X4 Jurisprudence (Fiqh)
600 Applied sciences & technology > 610 Medicine & health
600 Applied sciences & technology > 610 Medicine & health > 613 Personal Health, Hygiene
600 Applied sciences & technology > 660 Chemical engineering > 664 Food Technology
Divisions: Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) > Fakultas Sains dan Teknologi (FST) > Biologi
Depositing User: Rifda Jilan
Date Deposited: 03 Jul 2022 23:55
Last Modified: 01 Nov 2022 02:58
URI: http://eprints.uai.ac.id/id/eprint/1837

Actions (login required)

View Item View Item